Categories
Pertanian

Cara Menanam Singkong dengan Hasil Panen yang Maksimal

Di Indonesia, tanaman singkong sangat populer. Proses penanaman singkong terbilang cukup mudah. Dengan mengetahui cara menanam singkong yang benar, Anda bisa mendapatkan banyak keuntungan.

Ketahui Syarat Tumbuh Tanaman Singkong :

  1. Cahaya matahari yang cukup sepanjang hari
  2. Iklim dan curah hujan antara 1500 sampai 2500 mm per tahun
  3. Suhu udara minimum 10 derajat celcius
  4. Kelembaban udara 60-65 %
  5. Jenis tanah yang dibutuhkan adalah tanah yang kaya nutrisi organic, gembur, tidak terlalu liat, dan tidak terlalu poros.
  6. PH tanah yang netral yaitu antara 6,5 sampai 7,5
  7. Ketinggian ideal untuk bertanam singkong adalah 10 sampai 700 mdpl

Cara Menanam Singkong Agar Hasil Maksimal

  1. Menyiapkan Benih Tanaman Singkong
  • Buat gundukan dengan lajur timur ke barat dan memiliki lebar 1,5 meter dan tinggi 60 sampai 70 cm. Dibuat lajur seperti itu agar tanaman singkong mendapatkan sinar matahari yang maksimal.
  • Memilih benih kualitas baik, yaitu benih dari batang pohon singkong yang sudah tua, biasanya batang singkong diambil 3 potong bagian bawah atau pangkal. Masing-masing sepanjang 20 cm.
  • Perhatikan pemotongan batang untuk bibit, tidak disarankan menggunakan gergaji, melainkan menggunakan parang atau benda sejenisnya. Teknik memotongnya dengan membalik batang singkong dengan bagian panggal atas, potonglah menjadi 3 bagian.
  • Pada potongan batang, lukai pangkalnya 3 kali sebagai perangsang tumbuhnya akar yang akan menjadi umbi. Perlakuan seperti ini akan memaksimalkan hasil panen.

Para petani yang menanam singkong dengan cara biasa (tanpa proses membuat luka sayatan pada batang) hanya menghasilkan panen 20 ton per hektar. Sedangkan jika dengan metode ini, hasil panen bisa mencapai 100 ton per hektar dalam waktu 11 bulan setelah penanaman.

Ingin tahu info kiat bertani agar sukses berbuah ? yuk simak di TaniMuda

2. Melakukan Proses Penanaman

Batang yang sudah dipotong ditanam dengan kedalaman 5 cm pada dua sisi pinggir gundukan sehingga setiap satu gundukan terdapat dua baris tanaman. Jarak antar tanaman sepanjang 125 cm. lakukan penanaman dengan pola silang, tidak berhadapan. Karena jarak tanaman tidak terlalu lebar, pasokan sinar matahari akan cukup.

  • Melakukan Proses Pemupukan
  • Saat tanaman  sudah berusia 15 hari, inilah saatnya melakukan pemupukan. Akan tetapi lakukan penyortiran terlebih dulu pada tunas yang tumbuh pada batang. Jika tunas yang muncul lebih dari 2 tunas, sortir dan pilih 2 tunas dengan kondisi paling baik
  • buatlah lubang dengan jarak 15 cm dari pangkal batang singkong, lalu masukkan pupuk yang telah disiapkan pada lubang sebanyak 1 sendok teh.
  • Lakukan pemupukan kedua setelah usia tanaman mencapai 3 bulan. Diimbangi dengan pembersihan gulma atau rumput liar.
  • Pemupukan kedua dilakukan dengan membuat lubang dengan jarak 20 cm dari pangkal batang. Masukkan pupuk ke dalam lubang sebanyak 2 sendok teh.
  • Pemupukan ketiga atau pemupukan tahap akhir dilakukan saat tanaman singkong berusia 6 bulan. Buatlah dua buah lubang dengan jarak 20 cm dari pangkal batang pohon singkong. Masukkanlah pupuk sebanyak 3 sendok teh.
  • Pemanenan

Pemanenan dilakukan saat umur tanaman 11-12 bulan. Karena pada usia tersebut singkong memiliki tekstur yang bagus untuk diolah.

Menanam singkong pada dasarnya tidak terlalu sulit dilakukan. Manfaatkan lahan yang Anda miliki dengan menanam singkong. Dengan mengetahui cara menanam singkong yang benar, maka Anda bisa memanennya dalam jumlah yang maksimal.

Categories
Pertanian

Cara Menanam Jahe Merah dalam Polybag yang Mudah untuk Pemula

Permintaan jahe merah di pasar terus meningkat. Tidak heran banyak petani yang mulai melirik budidaya tanaman ini. Menanam jahe merah tidak terlalu sulit karena bisa menggunakan media polybag atau karung bekas. Jika Anda ingin mengetahui cara menanam jahe merah dengan baik, simaklah uraian berikut.

Cara Menanam Jahe Merah dalam Polybag dan Karung

Yang perlu diperhatikan untuk menanam jahe merah bagi pemula adalah dalam hal pemilihan bibit. Sebaiknya Anda membeli bibit jahe merah yang sudah jadi, bisa didapat di toko pertanian sekitar daerah Anda. Dengan demikian hindari membuat bibit jahe merah sendiri, karena resiko dalam menanam jahe merah adalah dalam pembibitan.

  1. Menyiapkan Media Tanam untuk Jahe Merah                   

Media tanam yang bisa Anda pilih bisa berupa polybag atau karung bekas. Jika menggunakan karung, sebaiknya yang ukuran cukup besar karena akan semakin besar produktivitas jahe merah tersebut. Namun jika Anda menggunakan polybag, pilihlah polybag dengan ukuran minimal 40 x 50 cm.

Untuk mengisi polybag Anda bisa menggunakan media campuran tanah, pasir, dan pupuk organik. Perbandingan untuk bahan-bahan tersebut ialah 1:1:1 atau 1:1:2.

2. Pembibitan dan Penyemaian Jahe Merah

Anda bisa menggunakan bibit jahe merah siap tanam atau yang telah memiliki tunas berukuran sekitar 5-10 cm. Bagi pemula, cara menanam jahe merah dengan memilih bibit jadi dinilai sangat efisien. Jika Anda kesulitan menemukannya, Anda bisa menyemai bibit jahe merah sendiri.

Bagaimana Menyemai Bibit Jahe Merah Sendiri ?

  1. Pertama Anda harus memilah jahe merah yang baru dipanen kemudian dijemur sebentar.
  2. Setelah dijemur, simpanlah jahe merah selama 1-2 bulan.
  3. Perlu diperhatikan untuk memilih rimpang jahe yang baik yaitu yang ukurannya besar dan tidak cacat dari indukan yang cukup tua.
  4. Patahkan rimpang jahe hingga memiliki 3 sampai 5 tunas kemudian jemur kembali.
  5. Sterilkan bibit jahe dari virus dan jamur dengan cara direndam zat pengatur tumbuh SOT HCS selama 4 jam.
  6. Bibit siap untuk disemai

Pada saat penyemaian pastikan bibit harus dalam keadaan lembab sampai bibit mulai berkecambah sekitar 2 minggu kemudian. Saat proses penyemaian sebaiknya dilakukan di tempat yang tidak langsung kena sinar matahari atau hujan.

3.  Penanaman dan Perawatan Jahe Merah

Dalam memindahkan bibit ke dalam polybag ataupun karung harus berhati-hati. Karena dapat merusak tanaman jahe merah muda tersebut. Untuk penanaman jahe merah, anda harus membuat lubang sebesar ukuran pangkal bibit.

Jika benih jahe merah sudah berusia 4 minggu dan memiliki ketinggian sekitar 10 cm, maka benih bisa diambil dan dipindahkan ke polybag atau karung bekas. Berhati-hatilah dalam pemindahan tersebut karena beresiko merusak tanaman jahe merah mini tersebut.

Buatlah lubang sebesar ukuran pangkal bibit, lalu masukkan bibit jahe merah tadi kedalamnya dan tutup dengan media isi campuran tanah, pasir, dan pupuk organik, lalu diratakan. Lakukan penyiraman. Perlu diperhatikan untuk tidak meletakkan tanaman jahe merah mini di tempat yang kena sinar matahari langsung selama 2-3 bulan.

Cari tahu fakta dan info menarik pertanian yuk kunjungi TaniMuda

4. Cara Memanen Jahe Merah

Jahe merah siap panen setelah penanaman sekitar 10 bulan. Ciri-ciri jahe merah siap panen adalah warna daunnya menguning dan batang mulai mengering. Kemudian tiriskan dan jemur jahe selama 1 minggu agar tanaman jahe merah tahan lama.

Bagaimana tertarik budidaya tanaman jahe merah ? cukup mudah dilakukan dan hemat tempat!