19+ Pakaian Adat Di Indonesia dan Daerah Asalnya

Indonesia menjadi negara yang terkenal sekali akan keragaman suku dan budaya. Hal inilah yang membuat Indonesia memiliki beragam bahasa, adat istiadat, tarian, dan juga pakaian daerah. Setap daerah di Indonesia memiliki ciri khasnya tersendiri.

Ciri khas baju adat di Indonesia biasanya bergantung pada masing-masing sukunya. Bagi Anda yang belum tahu apa saja keunikan pakaian adat Indonesia, berikut kami berikan informasi mengenai pakaian adat di Indonesia dan penjelasannya.

Pakaian Adat Di Indonesia dan Daerah Asalnyak

20 Pakaian Adat Di Indonesia Dan Daerah Asalnya

  1. Aceh

Di Aceh, pakaian adat aceh yang sering digunakan bernama Ulee Balang. Untuk pria, pakaian tersebut disebut Linto Baru, sedangkan wanita biasanya menggunakan Daro Baro. Dulunya, pakaian tersebut lebih sering dikenakan oleh para sultan dan anggota kerajaan. Namun, saat ini Ulee Balaang lebih sering dikenakan saat acara pernikahan.

  1. Sumatera Utara

Sumatera Utara terkenal dengan bermacam-macam sukunya. Namun, pakaian adat di Indonesia untuk daerah Sumatera Utara dalam lingkup nasional umumnya menggunakan Ulos. Kain Ulos dibuat dengan cara ditenun menggunakan benang warna merah, hitam, dan emas.

  1. Riau

Sama halnya dengan Sumatera Utara, Riau juga terbagi menjadi beberapa suku. Setiap suku di Riau memiliki pakaian adat yang berbeda. Namun, pakaian Melayu Riau menjadi pakaian adat yang sering menjadi identitas Riau di ranah Nasional.

  1. Sumatera Barat

Pakaian adat untuk daerah Sumatera Barat diambil dari legenda Malin Kundang. Pakaian ini disebut dengan nama Bundo Kanduang. Setiap aspek dalam pakaian dan aksesoris mempunyai nilai filosofis tersendiri yang umumnya berhubungan dengan ibu dan strata sosial.

  1. Kepulauan Riau

Kepulauan Riau merupakan salah satu daerah di Indonesia yang sangat strategis untuk pelayaran. Tak heran banyak pengaruh dari budaya lain yang masuk seperti Arab, Eropa, dan China, sehingga membuat budayanya menjadi unik. Pakaian adat Kepulauan Riau dinamakan teluk belanga dan kebaya labuh.

  1. Bangka Belitung

Pakaian adat di Indonesia untuk daerah Bangka Belitung disebut juga dengan kain cual dan baju seting. Menurut sejarah, pakaian ini dipengaruhi oleh budaya lain yaitu Melayu, China, dan Arab.

  1. Jambi

Untuk pakaian adat Jambi, umumnya mereka menggunakan pakaian bernama Melayu Jambi. Pakaian Melayu Jambi dulunya sering sekali digunakan saat melangsungkan upacara adat. Berbeda dengan zaman dahulu, pakaian ini umumnya lebih sering digunakan untuk acara pernikahan saja.

  1. Bengkulu

Di Bengkulu terdapat banyak sekali suku-suku seperti Lembak, Pekal, dan Serawai. Namun, suku-suku tersebut masih menjadi sub suku dari suku Melayu. Itulah mengapa ketika membahas pakaian adat di Indonesia beserta asal daerahnya, orang Bengkulu memiliki pakaian adat yang memiliki unsure melayu, atau sering disebut Melayu Bengkulu.

  1. Sumatera Selatan

Untuk pakaian adat Sumatera Selatan sebenarnya ada dua jenis, yaitu Aesan Pasangko dan Aesan Geda. Pakaian Aesan Gede umumnya hanya digunakan para raja dan anggota kerajaan, namun saat ini pakaian tersebut lebih sering digunaan pada acara pernikahan. Sama seperti Aesan Geda, Aesan Pasangko juga lebih sering dikenakan untuk upacara adat atau pernikahan.

  1. Lampung

Pakaian adat untu daerah Lampung sebenarnya tidak memiliki nama yang khusus. Namun, pakaian adat disana tetap memiliki ciri khas tersendiri. Mereka umumnya menggunakan kain yang terbuat dari kain tapis. Di Lampung, kain Tapis merupakan kain tradisional yang dibuat khusus dengan cara ditenun. Warna kain tapis umumnya kuning dan emas dan memiliki motif geometris.

  1. Banten

Membahas tentang pakaian adat di Indonesia dan keunikannya, ternyata ada salah satu pakaian yang namanya sangat uni dan sederhana. Pakaian adat Banten dinamakan baju Penganten. Jika dilihat, baju Penganten sebenarnya terlihat mirip dengan pakaian adat Sunda dari Jawa Barat. Berbeda dengan pakaian yang lain, Penganten hanya digunakan saat acara pernikahan saja. Untuk pria, mereka biasanya mengenakan baju kokoh yang berkerah, penutup kepala, bawahan batik, dan selendang sebagai ikat pinggang. Sedangkan, sang wanita biasanya menggunakan kebaya, hiasan kembang goyang, dan kain baik.

  1. DKI Jakarta

Jika berbicara tentang pakaian adat di Indonesia dan sejarahnya, sebenarnya pakaian DKI Jakarta tidak berasal dari suku asli Jakarta. Pasalnya, Jakarta memiliki berbagai macam suku, namun suku Betawi menjadi suku yang paling terkenal disana. Pakaian Betawi yang paling terkenal dinamakan Dandanan Care Haji erta Dandanan Care None Pengen Cine.

  1. Jawa Barat

Pakaian adat di Jawa Barat sebenarnya didasarkan pada umur, fungsi, serta strata sosialnya. Namun, umumnya pakaian daerah ini dibagi menjadi pakaian untuk rakyat, kaum menengah, dan bangsawan. Untuk acara pernikahan, para pengantin biasanya mengenakan pakaian yang dinamakan Sukapura.

  1. Jawa Tengah

Di Jawa Tengah, pakaian adat sebenarnya dibagi menjadi berbagai macam. Namun, pakaian yang sering digunakan adalah Kebaya dan Jawi Jangkep. Biasanya para pria akan menggunakan beskap untuk atasan dan kain batik sebagai bawahan. Sedangkan, wanitanya menggunakan kebaya, kain bati, serta konde dan hiasan kembang goyang di kepalanya.

  1. Daerah Istimewa Yogyakarta

Pakaian adat Yogyakarta umumnya sudah diatur berdasarkan peraturan adat yang didalamnya telah diatur siapa, dimana, dan kapan penggunaan baju tersebut. Umumnya, pakaian adat yang sangat sering digunakan adalah pakaian rakyat. Pria biasanya menggunakan sorjan, kain batik, dan blangkon. Sedangkan, wanita mengenakan kebaya, batik, dan sanggul. Pakaian Adat Yogyakarta Dalam adat yogyakarta, dapat kita temukan banyak sekali ragamnya.

  1. Jawa Timur

Pakaian di Jawa Timur dinamakan juga baju mantenan dan baju pesaan. Pakaian tersebut memiliki nilai filosofinya tersendiri. Umumnya, pakaian tersebut menggambarkan kekuatan dan keberanian suku di Jawa Timur. Untuk baju pesaan, sebenarnya pakaian ini lebih sering dikenakan oleh masyarakat suku Madura.

  1. Kalimantan Barat

Provinsi Kalimantan Barat umumnya lebih didominasi oleh suku Melayu dan Dayak. Namun, untuk urusan pakaian adat keduanya memiliki ciri khasnya masing-masing. Untuk suku Dayak, pakaian adat mereka dinamakan King Baba dan King Bibinge. King Baba adalah pakaian untuk pria dan King Babange untuk wanita. Keduanya khusus dibuat dengan bahan kulit kayu. Sedangkan, untuk aksesorisnya terbuat dari biji-bijian, bulu burung, dan bahan alami yang lain.

  1. Kalimantan Tengah

Salah satu pakaian adat di Indonesia 34 provinsi adalah pakaian Sangkarut yang merupakan pakaian untuk suku Dayak Ngaju. Sangkarut memiliki model seperti rompi dan terbuat dari kulit kayu asli. Baju ini dihiasi dengan menggunakan kancinh, kulit ternggiling, dan uang logam. Untuk pewarna baju, mereka menggunakan pewarna alami. Biasanya, sangkarut digunakan bersamaan dengan Mandau, senjata tradisiona suku Dayak.

  1. Sulawesi Barat

Sulawesi Barat ditinggali oleh 4 suku asli yaitu Mandar, Toraja, Makasar, dan Bugis. Suku Mandar menjadi suku yang dominan tinggal di provinis ini. Itulah mengapa pakaian adat Sulawesi Barat lebih didominasi oleh suku ini. Pakaian mereka dinamakan Pattuqdug Towaine. Pakaian wanita terdiri dari baju kurung, aksesoris logam, dan bawahan.

  1. Gorontalo

Membahas tentang pakaian adat di Indonesia beserta asalnya, Gorontalo memiliki pakaian bernama Mukuta serta Biliu. Namun, pakaian tersebut lebih sering digunakan saat acara perkawinan saja. Mukuta dan Biliu umumnya memiliki warna merah tua, kuning, biru, dan hijau. Warna tersebut menjadi simbol kasta masyarakat di Gorontalo.