cara membunuh lintah dengan menggunakan garam

Cara Membunuh Lintah

Akhir-akhir ini, keberadaan lintah cukup booming di tengah-tengah masyarakat karena dibalik sifatnya yang mengisap darah manusia, rupanya hewan pemilik nama biologi Hirudo Medicinalis tersebut menyimpan segudang khasiat.

Di dunia medis, lintah sering dimanfaatkan untuk mengisap darah kotor pada pasien yang sedang melakukan terapi lintah. Di Indonesia, lintah hitam Papua juga dikembangkan untuk dibuat semacam obat yang bernilai jual tinggi.

Jika dibandingkan dengan mencari mangsa untuk digigit, populasi lintah lebih dulu sering terbunuh oleh manusia. Bukan karena tanpa sebab, tetapi pemusnahan tersebut semata-mata dilakukan guna mengambil manfaat dari lintah itu sendiri.

Selain itu, terkadang beberapa masyarakat awam juga merasa tidak aman apabila sedang bermukim di daerah yang dihuni banyak lintah. Akibatnya, lintah-lintah tersebut dibunuh menggunakan beberapa cara sesuai kepercayaan mereka masing-masing.

3 cara membunuh lintah dengan cepat dan mudah:

1. Menaburi garam

Beberapa jenis binatang akan mati apabila terkena taburan garam. Bukan hanya lintah, bahkan ular, ikan lele, dan jenis serupa dipercaya akan mati apabila ditaburi garam.

Pada lintah, garam dapur bisa ditaburkan ke badan hewan tersebut ketika sedang bergerak, kemudian  biarkan sejenak lalu taburi kembali bagian kepalanya. Bagian kepala biasanya terletak di depan, ke arah lintah itu bergerak maju atau berpindah tempat. Nah, biasanya setelah terkena garam pada bagian kepala, lintah bakal segera mati.

Usut punya usut sih, karena lintah itu hewan yang mengandung banyak air dalam tubuhnya, maka ketika ditaburi garam, maka akan terjadi proses osmosis atau bisa dibilang konsentrasi larutan garam di luar tubuh lintah lebih tinggi dibandingkan dengan di dalam tubuh lintah sendiri, akibatnya binatang kecil itu kehilangan banyak air, kekeringan, dan mati.

2. Menggunakan media kelapa

Cara ini juga cukup mudah untuk dilakukan. Jadi, lintah kamu cukup menyiapkan satu buah kelapa tua, kemudian lubangi kelapa tersebut dan masukkan beberapa 6 ekor lintah (jangan lebih supaya lintah bisa tetap hidup).

Kalau sudah, tutuplah lubang tersebut menggunakan kain atau kawat nyamuk supaya lintah tetap bisa hidup meski berada di dalam tempurung kelapa.

Terakhir, simpan di tempat teduh selama 1 bulan. Lintah yang ada di dalam kelapa akan memakan satu sama lain guna mempertahankan hidup, dan sisa lintah yang bertahan hidup dapat diambil kemudian dijemur di bawah sinar matahari.

3. Dipanaskan di bawah sinar matahari

Cara membunuh lintah yang paling sering dilakukan adalah memanaskan lintah hingga menjadi bangkai. Proses ini memang dinilai agak persis dari metode kedua. Cukup letakkan lintah di atas benda berbahan seng atau logam (penyerap panas terbaik), kemudian biarkan hingga minyak lintah keluar.

Keluarnya minyak, menjadi titik awal pertanda bahwa lintah akan mati dan menjadi bangkai.  Sementara minyak lintahnya sendiri dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam pengobatan.

Namun, kalau kamu kesulitan menemukan lintah apalagi nggak mau ribet bikin minyak lintah, cukup membelinya saja karena kami jual minyak lintah dengan harga dan kualitas terjangkau.

Penting untuk diperhatikan bahwa media peletakan lintah sangat memengaruhi cepat atau lambatnya lintah mati hingga menghasilkan minyak.  Jadi, usahakan gunakan wajan, seng, tutup panci, dan sejenisnya untuk meletakkan lintah di bawah paparan sinar matahari.

Lain halnya dengan pengolahan minyak bulus. Meski sama-sama minyak dan menggunakan cara tradisional, tetapi prosesnya lebih panjang dan memerlukan tenaga. Wah, makin ribet ya sepertinya! Tenang saja, untuk mendapatkan minyak bulus itu nggak susah kok, karena di sini jual minyak bulus asli kalimantan yang berkhasiat ampuh mengatasi segala problem kepercayaan diri kamu.

Tinggalkan komentar