cara menghubungi call center pajak

Call Center Pajak

Menjadi Wajib Pajak baru tentu saja bakal diberondong banyak pertanyaan seputar perpajakan. Mulai dari memikirkan cara menghitung pajak, pembayarannya, pelaporannya, penyampaiannya, dan sebagainya.

Pokoknya susah deh kalau awal-awal baru punya NPWP! Maklum saja, sistim self assessment mengajak semua Wajib Pajak harus tahu semua kewajiban pajaknya sendiri sehingga tidak hanya terus-terusan bergantung pada orang lain.

Melihat kesulitan yang dihadapi oleh para Wajib Pajaknya, Ditjen Pajak kemudian meluncurkan berbagai layanan call center yang berfungsi untuk menjawab segala kebingungan, keresahan, dan ketidaktahuan masyarakat tentang dunia pajak.

Call Center Pajak 24 Jam

Layanan call center pajak merupakan nomor kontak atau telepon yang khusus diperuntukkan bagi Wajib Pajak untuk membantu menyelesaikan masalah mereka seputar perpajakan.

Namun, keberadaan call center ini tidak melulu sesuai dengan harapan. Tak sedikit yang mengeluh kalau call center Ditjen Pajak itu sulit dihubungi bahkan susah nyambungnya, padahal nomor sudah benar.

Namun agaknya masalah tersebut jadi beban, karena adanya Jasa Konsultan Pajak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan itu dengan mudah.

Bukan hanya sekadar jawaban, mereka juga bisa membantu kita melakukan perencanaan pajak, masalah SPT, tax amnesty, dan sebagainya.

Lalu, bagaimana caranya kita bisa terhubung dengan call center 24 jam secara mudah?

1. Lakukan panggilan tanpa jeda hingga 10 kali

Supaya telepon bisa cepat tersambung, jangan lakukan jeda saat menghubungi call center. Namun pastikan juga Anda tidak terus-terusan melakukan panggilan lebih dari 10 kali kalau ternyata tidak diangkat.

Sebaliknya, carilah alternatif lain yakni seperti melalui website resmi dengan cara klik live chat lalu tanyakan mengapa call center sulit dihubungi atau langsung pada permasalahan yang sedang diajukan.

Meskipun statusnya online 24 jam, tetapi bisa jadi pada beberapa saat tertentu sang admin sedang melayani panggilan lain. So, pastikan tidak terlalu berharap banyak.

2. Update nomor call center

Sulitnya menghubungi call center pajak juga terkadang dikarenakan nomor yang dituju sudah bermigrasi, seperti halnya masalah kring pajak.

Sebab sistim tersebut mengalami pergantian nomor sehingga pada saat dihubungi tidak tersambung. Memang bukan kesalahan pihak Ditjen Pajak, tetapi karena kita sendirilah yang tidak lekas update berita.

Misalnya saja call center pajak wilayah Jakarta, beberapa call center pajaknya ada 5731687, 5703404, 5731205, 5703453, sehingga setiap wajib pajak bisa memilih beralih dari satu nomor ke lainnya.

Hal ini mengingat warga jakarta sangat banyak, sehingga berbagai alternatif sudah disiapkan untuk memaksimalkan kinerja pajak terhadap Wajib Pajak.

Nomor tersebut juga bisa berubah sewaktu-waktu karena berbagai faktor seperti pindah lokasi, penerbitan alternatif lain yang lebih baik, dan sejenisnya.

3. Mengetahui call center maisng-masing wilayah

Pastikan setiap call center Pajak yang akan dihubungi merupakan kontak di kota tempat tinggal Anda. Jangan sampai Anda menelepon call center kota atau wilayah lain sehingga saat berkomunikasi akan dialihkan pada nomor lain.

Untuk mencari nomor kontak call center pajak tiap kota, Anda bisa melakukan live chat melalui situs resmi Ditjen Pajak dan minta daftar nomor yang bisa dihubungi.

Adanya call center pajak tidak lain adalah untuk mempermudah masyarakat dalam menanggapi isu-isu pajak serta membentuk pola pikir yang kritis melalui sesi chatting.

Oleh karena itu, dengan segala kekurangannya, Anda tidak melulu harus terpaku pada satu alternatif saja, tetapi juga harus menyiapkan sederet cara lain supaya masalah pajak yang sedang dihadapi bisa terselesaikan secara efektif dan efisien.

Tinggalkan komentar